Berita

Disdik Inhil Wacanakan Lebur SDN 007 – SDN 008 Tembilahan dalam Satu Kompleks

TEMBILAHAN-Menindak lanjuti permasalahan 2 SD yang tergabung satu tanah atau komplek ditambah banyak fasilitas kurang memadai, Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil melalui bidang pembinaan SD mewacanakan penyederhanaan manajemen sekolah tersebut dalam satu kompleks.

Kepala Disdik Inhil melalui Kabid Pembinaan SD, H Fauzan Amrullah SE Msi saat dikonfirmasi, Selasa(6/5) menerangkan, penyederhanaan itu dilakukan untuk mengefisienkan manajemen dan memperbaiki kualitas layanan pendidikan yang ada salah satuhay di SDN 007 dan SDN 008 Tembilahan tersebut.

Dia memaparkan, ada sejumlah sekolah yang berada di Tembilahan dalam satu kawasan. Nama sekolahnya juga sama, cuma dibedakan oleh nomor.

Misalnya, SDN 001 dan SDN 003 yang beralamat di Jalan Sudirman satu komplek, lalu SDN 005 dan SDN 020 Tembilahan juga satu komplek depan dan belakang serta SDN 007 dan SDN 008 Tembilahan betul-betul dalam satu kompleks.

” Inilah delma kita selama ini, apalagi saat ini setiap bantuan diberikan ada juknisnya yang dulu sistem inpres bisa bantuan itu satu paket seperti ruang kelas, ruang kantor, wc dan lainnya sekarang sistem nomurklatur per item seperti ruang kelas tersendiri, kantor majelis guru tersendiri” ujar H Fauzar.

Apalagi selama ini sekolah-sekolah tersebut punya manajemen sendiri, maupun kepala sekolah sendiri. Namun, fasilitas yang ada di dalam satu kawasan sekolah digunakan bersama.

“Itu dikhawatirkan berpotensi menimbulkan gesekan. Misalnya, ada yang bersamaan ingin menggunakan lapangan upacara. Itu berpotensi terjadi gesekan dan persaingan, apalagi musim PPDB” ungkapnya.

Ke depan, katanya, lebih efektif jika sekolah dalam satu kompleks tersebut dilebur namh ntidak menghilangan sekolah tersebut, misalnya SDN 007 tetap disitu sedangkan SDN 008 kita pindahkan dilokasi lainnya yang memang daerah yang tidak ada SD seperti parit 20 bagian Tembilahan Hilir.

” Mesti begitu pihaknay tetap menunggu keputusan pimpinan daerah dalam hal ini pak bupati yang pasti pihak kita siao membuat sketsa dan juknis yang ada karena kalau tidak seperti ini permaslaah SD yang satu komplek pasti tidak ada solusi maka mau tidak mau kita harus segera meleburkan

“Kalau Pak bupati setuju, kita akan persiapkan dokumennya dan diajukan ke Kementerian Pendidikan,” ungkapnya.

Related Articles

Back to top button